enyhezrafam.com

Badai Pasti Berlalu Karya Chandra Putra Negara

Post a Comment
Kisah Inspiratif Tentang Perjalanan Hidup dan Perjuangan Mencari Makna Hidup. Tertuang dalam Buku Badai Pasti Berlalu, Karya Chandra Putra Negara.

Kepahitan hidup bisa memacu seseorang untuk meraih kesuksesan. Akan tetapi tidak setiap orang bisa memanfaatkannya. Hanya mereka yang kaya mental yang mampu melakukannya.
Buku Badai Pasti Berlalu Karya Chandra Putra Negara

Apa Kata Mereka Tentang Sosok Chandra Putra Negara?

Andrie, Wongso (Motivator No.1 Indonesia)- Chanda Putra Negara, melalui buku yang ditulisnya, mencoba berbagi pengalaman hidupnya yang menarik. Beliau membuktikan bahwa komponen kaya mental seperti keyakinan, kerja keras, fokus, konsisten, dan sebagainya, bisa mengubah nasib miskin menjadi kaya.

Rudy Lim (Inspirator muda No.1 Indonesia) - Chandra Putra Negara adalah seorang history maker, seorang pengusaha muda sukses, yang patut kita teladani. Saya pribadi mengenal dan banyak belajar dari perjuangan hidupnya. Bacalah "Badai Pasti Berlalu"ini, Anda akan menemukan satu kisah perjuangan dan pencapaian yang luar biasa. Anda akan diteguhkan bahwa "Tidak ada yang tidak mungkin. Everything is Possible, even for you".

Merry Riana (Motivator Wanita No.1 di Indonesia & Asia Tokoh Biografi Mega Best Seller "Mimpi Sejuta Dollar") - Chandra Putra Negara memaparkan dengan sangat jelas bagaimana kita bisa mencapai hidup yang penuh dengan kesuksesan lahir batin dalam buku "Badai Pasti Berlalu" yang ditulisnya ini. Sebuah buku yang sangat kaya akan motivasi dan pembelajaran hidup yang akan membantu Anda memiliki sikap mental yang baik dalam perjalanan kesuksesan Anda sendiri. Bahkan orang jenius sekalipun jika tidak memiliki sikap mental yang baik, pasti akan gagal di akhir perjalanan. Saya sangat merekomendasikan buku yang menyenangkan dan mudah untuk dibaca ini bagi semua kalangan. Baca buku ini, perjuangkan mimpi Anda dan berkaryalah untuk negara kita tercinta. Indonesia, Pasti Bisa!

Bong Chandra (Enterpreuneur, Author, Motivator) - Buku ini bukan menceritakan apa yang harus dilakukan, tetapi apa yang telah dilakukan Chandra Putra Negara dalam menghadapi dan memenangi badai kehidupan. Hanya satu kata, inspiratif!!

Badai Pasti Berlalu Karya Chandra Putra Negara

Buku ini begitu dibaca sulit untuk berhenti, Penuh kisah yang menyentuh hati, menyemangati kita untuk berprestasi, demikian tutur Tung Desem Waringin, seorang Penulis Buku Terlaris Rekor MURI Financial Revolution dan Marketing Revolution.

Apa saja isi buku ini? dan kisah inspiratif apa saja yang diberikan oleh sosok Chandra Putra Negara? Mari kita kupas tuntas, tapi sebelum itu kenalan dulu yuk dengan sang penulis buku ini.

Profil Chandra Putra Negara

Beliau lahir di kota Surabaya, 21 Desember 1976 di tengah keluarga olahragawan yang harmonis. Ayahnya bernama Kodrat, seorang atlet basket di klub CLS (Cahaya Lestari Surabaya) yang sangat terkenal di masanya. Ibunya bernama Madelene Tresse (alm), seorang wanita yang energik, atlet basket, dan pernah jadi juara dalam kompetisi aerobik. Beliau 4 bersaudara, kehidupan beliau sejak kecil tidak pernah terlepas dari dunia olah raga. Bahkan, kakaknya pernah mewakili Timnas Renang Indonesia di arena SEA Games dan saat menjadi kwartet nasional saat itu. 

Seorang Chanda Putra Negara saat kecil juga digembleng dalam aktivitas kesehariannya. Beliau terbiasa dibangunkan jam 4 subuh untuk latihan renang. Usai latihan, beliau pergi sekolah sampai jam 1 siang, lalu sore harinya jam 3 hingga 6, beliau nyebur lagi ke kolam renang untuk berlatih. Aktivitas harian itu membentuk beliau jadi orang yang punya disiplin, dan komitmen yang tinggi, selalu menetapkan target dan berjuang keras untuk mencapainya. Dalam hal berenang misalnya, beliau harus meningkatkan kecepatan, pokoknya lebih cepat satu-dua detik dari pencapaian sebelumnya. Kedengarannya gampang ya, tapi hal itu membutuhkan kerja keras, kadang berhari-hari bisa. Seperti dalam lomba balap mobil Formula 1 atau moto GP, selisih satu detik, bahkan satu mili detik, menentukan siapa yang jadi juara, begitu pula dalam lomba renang, begitu tutur beliau.

Beliau merasa gemblengan dan dispilin keras semasa kecil beliau jelas bukan hal yang menyenangkan. Di saat teman-teman sekolah atau anak-anak tetangga bermain dengan penuh canda ceria, beliau harus mengerahkan segenap tenaga dan pikiran untuk berpacu dengan waktu, "Bagaimana beliau bisa lebih baik dari kemarin".
Profil Chandra Putra Negara



Bullying

Sewaktu SMP, beliau pernah menjadi korban bullying karena fisiknya yang kurus dan kerempeng. Tak hanya diolok-olok, tapi juga dipukuli dan menjadikannya "samsak hidup", ditendang dan dipukul hingga kaki bengkak, badan dan wajah lebam-lebam, bibir juga berdarah. Perlakuan seperti inilah yang mendorong beliau untuk belajar ilmu bela diri hingga berprestasi dalam bidang ini. Cucuran keringat beliau dalam berlatih taekwondo berbuah medali perunggu dalam Kejurda se-Jatim pada tahun 1995, lalu dlam Kejuaraan se-Jabodetabek pada tahun1994, dan puncaknya meraih Juara I Propinsi Jatim pada tahun 2020.

Meringankan Beban Orang Tua

Pada tahun 1994, ketika beliau lulus SMA dan melanjutkan kuliah di Fakultas Teknik Industri Ubaya. Pada tahun 1996, usaha yang dirintis oleh ayahnya mengalami gangguan finasial karena menggilanya suku bunga bank seiring dengan krisis ekonomi yang melanda Indonesia. Melihat keadaan itu, beliau memutuskan menjadi guru les privat dari rumah ke rumah untuk menambah uang saku dan meringankan beban orang tua. Saat mengajar itulah, beliau dikenalkan dengan dunia DIRECT SELLING melalui salah satu muridnya dan mengajaknya mengikuti seminar yang diadakan oleh perusahaan tersebut. Setelah mengikuti seminar PDS yang diadakan oleh DR Andrew Ho, beliau meutuskan untuk sepenuhnya berkarier di perusaan tersebut. Beliau meyakini itulah jalan yang dibuka untuk keluar dari permasalahan yang melilit hidupnya.

Siapa Bersungguh-sungguh, Dia pasti Menuai Hasil

Dalam proses menjalani bisnis, beliau mendapatkan kendala yang serius, yaitu : 

1. Harus menyelesaikan studi S1 di masa sulit
2. Harus mengembangkan bisnis KK Indonesia sebagai perintis
3. Mamahnya masuk RS, hingga meninggal dunia
4. Papahnya bangkrut
5. Mamahnya terjerat hutang Rp.500 juta karena ditipu temannya.
6. Rumah dan toko terpaksa dijual
7. Iman runtuh, mental rapuh, malu, putus asa hingga keinginan untuk bunuh diri.

Usaha yang dilakukan beliau adalah:

1. Memaksa diri untuk bangun pagi
2. Bersemangat membangun jaringan bisnis kesana kemari
3. Tidur subuh untuk menemani mamahnya yang sedang tergolek tanpa daya di rumah sakit
4. Tidur 3-4 jam setiap hari dan berbulan-bulan
5. Bersemangat setelah mendapatkan mimpi dari mamahnya
6. Mematangkan iman
7. Bekerja siang malam untuk membayar hutang mamahnya
8. Presentasi, follow up, melakukan demo produk, mengadakan pertemuan sebanyak mungkin
9. Membangkitkan semangat dalam meraih mimpinya

Rasa cinta dan bakti pada orang tua membuatnya tak kenal lelah, tak pernah bosan untuk mewujudkan mimpinya, hingga pada tahun 2003, beliau berhasil menyelesaikan semua hutang orang tuanya. Semua pencapaian fenomenal yang hanya dalam waktu 3,5 tahun itu diperoleh dengan susah payah, harus terjatuh, terguling, dan bangun kembali di tengah terpaan BADAI yang harus beliau lalui selama bertahun-tahun, hingga akhirnya beliau bisa melihat kembali hangatnya matahari ditemani indahnya pelangi.

Pengalaman Sukses Dari Chandra Putra Negara

Pengalaman jatuh bangun beliau tentunya bisa kita jadikan contoh, sekaligus bisa menginspirasi dan menggerakkan kita untuk bangkit saat kita sedang dilanda masalah. Bagaimanakah pengalaman beliau dalam menghadapi badai hidupnya? Mari kita simak uraian berikut ini:

1. Kebiasaan

Kedisiplinan yang ditanamkan orang tua beliau dan pelatihnya membentuk karakter seorang Chandra Putra Negara menjadi pribadi yang tidak mudah menyerah, berdisiplin, konsisten, dan berkomitmen tinggi.

Kebiasaan yang ditanamkan orangtuanya telah menghasilkan sebuah karakter unggul dalam dirinya. Dan karakter inilah yang turut mengantarnya meraih kesuksesan seperti sekarang. 

Kesuksesan beliau dimulai dari kebiasaan-kebiasaan yang sudah dibangun sejak kecil dan melekat pada semua aspek kehidupannya, termasuk kebiasaan untuk bersembahyang dan aktif dalam kegiatan keagamaan.

Mengubah kebiasaan yang sudah berlangsung lama memang bukan hal yang mudah, tapi bukan berarti tidak mungkin. Yang lebih penting, kita mau mengubah diri dan menciptakan kebiasaan positif. 

Beliau sangat senang dan cocok dengan apa yang digagas oleh Stephen Covey dalam 7 Habits-nya, maka beliau ingin meminjam istilah kebiasaan yang dipakai untuk menggambarkan apa saja yang dialami dalam proses pencapaian prestasinya.

Tips Menciptakan Kebiasaan Positif  Menurut Chandra Putra Negara

1. Proaktif - beliau menanggapi berbagai situasi secara positif (dispilin, kerja keras, tidak bertindak  semaunya sendiri atau asal-asalan)

2. Mulai Dengan Akhir / Hasil Yang Diharapkan Dalam Pikiran - Beliau dilatih untuk punya impian dan target yang jelas dan kapal hal itu bisa dicapai.

3. Mendahulukan Yang Utama dan Penting - Dengan mendahulukan yang penting dan utama, kita terlatih untuk tidak berfokus pada masalah, tapi pada peluang. Kita tidak akan terburu-buru karena kita membuat perencanaan yang baik, dan menikmati proses yang kita jalani untuk meraih apa yang kita impikan.

4. Berfikir Menang - Sportivitas dan fairness dalam olahraga mendidik beliau untuk mempunyai integritas. Para atlet dididik untuk bersaing secara sehat, secara win-win, sehingga mereka terdorong untuk selalu meningkatkan kualitas dirinya, bukan menang dengan cara licik yang merugikan pihak lain maupun dirinya.

5. Berusahalah Untuk Memahami Lebih Dulu, Baru Kemudian Dipahami - Untuk bisa memahami orang lain, kita harus belajar  menjadi pendengar yang baik. Dan itu kita mulai dengan mau mendengarkan nasihat orang tua, dan saudara, bahkan teman.

6. Bersinergi - untuk memperoleh prestasi dan keberhasilan, pastinya tidak bisa lepas dari kerja sama dengan orang-orang di sekitar kita. Tanpa sinergi,kesuksesan tidak akan bisa diraih.

7. Mengasah Gergaji - Covey menyebut 4 bidang kehidupan yang harus diasah: olah fisik, olah spiritual, olah mental, dan olah sosial  atau emosioanl. Setiap perbaikan yang terjadi dalam satu bidang akan mempengaruhi bidang yang lain. Kemampuan kita untuk mengembangkan  keempat bidang ini akan sangat mempercepat kesuksesan dan keutuhan hidup kita.


2. Tetap Fokus

Tetap fokus menjadi kunci beliau bertahan menghadapi semua masalah. Pengetahuan dan keterampilan bukanlah satu-satunya penyebab keberhasilan beliau. Baginya, keterampilan hanya berkontribusi 5%, sisanya 95% adalah sikap mental. Pengalaman jatuh bangunnya menegaskan hal itu. Untuk tetap fokus dibutuhkan sikap mental yang tepat. Karena itu, beliau lebih menghargai orang yang memiliki mental teguh sekalipun minim skill and knowledge (keterampilan dan pengetahuan), daripada skill hebat tapi mentalnya lemah. 

Berikut ini ada beberapa Tips Agar Tetap Fokus:

  • Hal tersulit untuk meraih impian adalah tetap fokus. Jadi jangan biarkan pikiran kita berbelok kesana kemari sehingga menjauhkan diri kita dari tujuan.
  • Kita akan bisa tetap fokus dalam berbagai kondisi bila kita mempunyai tujuan yang sangat jelas dan alasan yang sangat kuat mengapa tujuan (impian) itu penting kita raih.
  • Jangan lupa istirahat dan refreshing. Tanpa pikiran dan tubuh yang segar, kita akan semakin sulit untuk fokus.
  • Jangan takut memiliki impian besar. Tapi ingat, jangan sampai impian itu sesuatu yang kita tidak suka. Semakin besar gairah kita pada apa yang kita impikan, akan semakin mudah, cepat, dan menyenangkan proses untuk mencapainya.

3. Big Picture

Belajar dari pengalaman orang sukses, bila kita ingin sukses, kita harus memiliki "BIG PICTURE" atau GAMBARAN BESAR mengenai kesuksesan macam apa yang ingin kita raih. Kebanyakan orang hanya menguasai "sebagian" dari bidang yang sedang mereka geluti. Biasanya, "BIG PICTURE" meliputi:

  • Visi dan misi dari usaha yang kita geluti
  • Pemahaman yang benar terhadap bidang yang kita geluti
  • Penguasaan SWOT (Strenght, Weakness, Opportunity, and Threat) dalam bidang usaha kita.
  • Mentor/coach/consultant dalam bidang yang kita geluti, agar kita ada seorang profesional yang senantiasa memantau perkembangan usaha kita.
  • Percaya, konsisten, dan yakin bahwa suatu saat kita akan menjadi inspirator berikutnya.

4. Keyakinan

You are what you believe. Kesuksesan kita sangat tergantung pada apa yang kita yakini, maka kita harus merenungkan keyakinan (belief) sperti apa yang kita miliki. Berikut ini beberapa pertanyaan yang bisa membantu kita untuk mengoreksi keyakinan yang bisa menghambat jalan kita.

  • Apakah "belief" kita bermanfaat bagi orang tua, keluarga, dan orang lain?
  • Apakah "belief" kita tidak bertentangan dengan ajaran agama kita?
  • Apakah "belief" kita mempunyai kontribusi maksimal terhadap impian kita?
  • Apakah "belief" kita sudah sesuai dengan apa yang kita lakukan atau malah sebaliknya, yaitu semakin melenceng dari tujuan semula?
  • Apakah "belief" kita membuat kita semakin enjoy dan bahagia?
  • Apakah "belief" kita semakin mendekatkan diri kita dengan 8 aspek keseimbangan hidup?
Kalau semua jawabannya "YA", maka belief kita sudah benar. Apabila hanya sebagian "YA", sekaranglah saatnya kita mengubah belief kita. Bila semua jawabannya "TIDAK", berarti kita memiliki belief yang kurang tepat dan kini saatnya kita mengganti belief tersebut. Jangan biarkan belief itu menghalangi kita untuk meraih kehidupan yang kita impikan. Selamat memiliki belief baru dan lihat hasilnya 2-5 tahun dari sekarang kita akan memiliki kehidupan yang luar biasa!

5. Relasi

Pada akhirnya, kita akan sampai pada suatu titik dimana pada dasarnya semua yang akan kita lakukan, semua jerih payah, lelah kita dalam pekerjaan, adalah untuk mereka - keluarga yang kita cintai. 

Pada akhirnya, kita akan menemukan bahwa jabatan, prestasi, dan promosi tidaklah seberarti dan sebanding dengan kebersamaan diantara anggota keluarga.

Jadi, relakah kita menukar kehangatan dalam keluarga kita dengan kesibukan dalam pekerjaan kita yang mungkin sudah sangat berlebihan?

Selalu ada hasil yang terbaik dari kerja keras yang terbaik pula, dan keluarga kita adalah yang terbaik dari segala urusan yang baik.

Dukungan orangtua, pasangan, anak, serta sahabat dan relasi, akan memperkuat kita dalam menghadapi masa-masa sulit, dan memiliki kemampuan untuk mengatasi badai demi badai, sampai kita mencapai keberhasilan yang kita inginkan.

6. Melayani Dengan Hati

Sikap kita dalam bekerja sangat menentukan keberhasilan kita. Bila kita bekerja hanya untuk mencari uang semata, maka karir/hasil yang kita peroleh akan biasa-biasa saja. Namun jika kita bekerja dengan hati yang mau melayani orang lain dan senatiasa percaya bahwa pelayanan kita akan menjadi berkah untuk orang lain, maka kita akan memperoleh hasil yang luar biasa.

"Apabila Anda selalu memikirkan orang lain, maka Tuhan akan selalu memikirkan diri Anda. 
Apabila Anda selalu memikirkan diri sendiri, maka Tuhan akan selalu memikirkan orang lain."

Ungkapan di atas sangat disenangi oleh Chandra Putra Negara, karena beliau sudah mengalaminya sendiri. Jangan bertanya bagaimana masa sulit bisa berlalu, tapi bertanyalah apakah kita sudah membimbing dan melayani orang lain dengan sepenuh hati? Niscaya sesulit apapun masalah kita, bila kita mau melayani orang lain sepenuh hati, maka Tuhan pasti membantu kita. 

7. Keuletan

Bagi seorang Chandra Putra Negara, jika seseorang telah menetapkan sebuah tujuan, tak ada hal yang boleh dilakukan dengan setengah hati. Sebab tanpa komitmen dan upaya yang konsisten, tanpa keuletan dan kegigihan, tujuan itu tidak akan pernah tercapai. 

Keyakinan untuk meraih impian kita harus ULET dan PANTANG MENYERAH dalam segala situasi maupun kondisi.

" Orang bodoh dikalahkan orang yang pandai, orang pandai dikalahkan orang yang beruntung, orang yang beruntung dikalahkan orang yang.... ULET DAN IKHLAS.."

Itulah jawaban yang menggambarkan bahwa tidak ada kesuksesan di dunia ini tanpa kerja keras dan keuletan.

Selama kita tetap memiliki semangat keuletan yang luar biasa, tidak ada badai yang tidak bisa berlalu. Belajarlah menjadi orang yang ULET DAN IKHLAS niscaya kita bisa mendapatkan apapun yang kita impikan. Be The Best, Do The Best, God Will Take Care The Rest!

8. Take Action

Sering kali manusia enggan "Take Action", karena terlalu banyak berpikir, terlalu banyak pertimbangan, dan menunda sampai akhirnya tidak ada tindakan apapun yang kita lakukan. 

PERTUMBUHAN ITU AKAN TERJADI BUKAN DARI BERAPA BANYAK YANG ANDA TAHU, TETAPI DARI BERAPA BANYAK YANG ANDA TAHU, TETAPI DARI BERAPA BANYAK YANG ANDA LAKUKAN DENGAN APA YANG ANDA TAHU.

Action atau Tindakan adalah kunci utama kita mau jadi apa dan siapa? 

Kemakmuran, keberuntungan, kesuksesan, keberhasilan, dan semua hal positif lainnya bisa diciptakan dengan satu kata yaitu TAKE ACTION, NOW!

9. Tujuan

Apa arti hidup sesungguhnya? Ada sebuah motto pahlawan Nasional dari Sulawesi Utara "SITOU TIMOU TUMOU TOU". Artinya manusia hidup untuk menghidupkan orang lain. Ketika manusia sedang terkena badai dalam hidupnya berarti dia adalah individu yang sedang disiapkan oleh Tuhan untuk menjadi pribadi yang akan mempengaruhi hidup orang lain suatu hari nanti.

Hidup ibarat pilihan untuk meminum 2 CANGKIR TEH YANG MANIS ATAU PAHIT. Bila kita minum yang manis dulu, maka ketika kita minum teh yang pahit, teh tersebut akan terasa jauh lebih pahit. Sebaliknya, bila kita mengkonsumsi yang pahit terlebih dahulu, maka ketika kita minum yang manis rasanya akan terasa lebih manis dibanding rasa aslinya.

Kepahitan hidup telah memotivasi seorang Chandra Putra Negara untuk berbagi. Badai kehidupan menghampiri jutaan orang di seluruh dunia. kerinduan untuk berbagi inilah inti dari PURPOSE atau TUJUAN beliau sebenarnya.

10. Kesimbangan

Perbedaan antara orang kaya dan sukses hanyalah satu, yaitu orang sukses pasti kaya dan orang kaya belum tentu sukses. Orang kaya hanyalah kaya dari aspek finansial, sedangkan orang sukses kaya dari 8 aspek kehidupan yaitu aspek finansial, sosial, keluarga, rekreasi, spiritual, pengembangan diri, kesehatan, dan karir.

Faktor keseimbangan adalah faktor yang sangat penting dimilki oleh seorang individu yang ingin keluar dari kesulitan hidupnya.

Sangatlah disayangkan apabila kesuksesan cuma dikaitkan dengan satu aspek finasial saja, tetapi aspek kehidupan lainnya sangat minim. Orang bisa kaya raya, tetapi bila kehidupan rumah tangga atau sosialnya sangat buruk, apakah dia bahagia? Atau, dia punya rumah mewah dan kapal pesiar, tapi sakit-sakitan dan keluar masuk rumah sakit, apakah dia bahagia? Rasanya tidak! Dan saya yakin tidak ada orang yang mau hidupnya  seperti itu.

Apabila kita berusaha untuk belajar memenuhi 8 aspek kehidupan tersebut, maka hidup kita mulai seimbang. Badai pasti berlalu bagi orang yang memahami keseimbangan hidup. Chandra Putra Negara sendiri mulai menikmati kesuksesan stelah beliau memperbaiki aspek spiritualnya, meningkatkan pengembangan diri, dan relasi dengan keluarga.

Beliau berpesan agar kita meningkatkan kapasitas diri kita sebelum meningkatkan aspek finansial kita. Bila kapasitas dan sikap kita meningkat, maka karir dan finansial kita akan mengikuti dengan sendirinya.

  

11. Tokoh Yang Menginspirasi Chandra Putra Negara

1. Soichiro Honda

Hampir tidak ada orang sukses di dunia ini yang tidak mengalami badai dalam proses membangun kesuksesan yang mereka peroleh. 

Soichiro Honda mampu menjadi sosok yang betul-betul melegenda di bidang otomotif, karena ia pantang menyerah di saat menghadapi kegagalan demi kegagalan. 

Soichiro Honda telah membuktikan, bahwasanya kegagalan-kegagalan yang ia alami, hanyalah bagian dari proses yang membawanya meraih kesuksesan yang luar biasa.

2. Thomas Alva Edison

Setiap orang mempunyai latar belakang kehidupan dan tantangan hidup tersendiri. Thomas Alva Edison harus berjerih payah, dan berlelah-lelah untuk mendapatkan keinginannya. Tetapi ternyata, kerasnya kehidupan justru membuatnya memiliki mental yang kuat, sehingga mampu membangun kesuksesan yang luar biasa dan memberikan kontribusi yang sangat besar bagi kehidupan umat manusia di dunia ini.

Dari kisah hidupnya, kita bisa memetik pelajaran untuk tetap menghadapi tantangan kehidupan, karena kita tidak dapat larinya. Kita pasti mampu menjadi orang yang sukses dan memberikan kontribusi yang besar terhadap kehidupan diri sendiri maupun orang lain. Jika kita selalu menjadikan tantangan kehidupan sebagai landasan untuk menjadikan diri kita lebih baik dalam segala hal.

3. Ray Crock dan McDonald

Setiap perjalanan hidup seseorang pasti mengandung sebuah pelajaran penting. Dari Ray Crock kita melihat bahwa kesuksesan yang ia capai saat ini bukan dicapai dengan cara yang mudah. Kuatnya tekad Ray Crock menjalani hidup sebaik mungkin adalah salah satu hal yang telah membawanya pada sebuah kesempatan emas. Ketika melihat kesempatan emas itu, ia harus berani membuat keputusan besar, bermain dengan insting bisnis dan pengalaman, berusaha sebaik mungkin, tetap optimis, dan mempersiapkan mental karena bukan tidak mungkin tantangan besar menghadang di saat ia berusaha mengembangkan restoran McDonald.

4. Lance Amstrong

Lance Amstrong adalah salah satu tokoh di dunia yang memiliki kekuatan mental yang sangat luar biasa. Walaupun terserang kanker ganas yang telah menjalar ke seluruh tubuhnya, ia tetap yakin bahwa badai dalam hidup tidak akan berlangsung selamanya. Oleh sebab itu, ia segera bergegas melatih diri agar dapat mengikuti kembali turnamen sepeda, dan dengan antusias menata kembali masa depannya.

Pria yang mempunyai slogan "livestrong" itu merasa kehidupan ini adalah anugerah terindah yang harus disyukuri. Setiap sehat, sakit, menang, atau kalah adalah karunia yang patur kita syukuri, karena pasti akan membawa hikmah dalam hidup kita jika dijalani dengan baik, tetap semangat dan berusaha maksimal, serta selalu berpikir positif, "Saya tidak mungkin memenangkan Tour de France seandainya saya tidak terserang kanker," tutur Lance Amstrong ketika ditanya seorang wartawan seputar tips keberhasilannya.

5. Tukul Arwana

Tukul Arwana telah menginpirasi kita untuk mensyukuri apapun yang kita peroleh, entah wajah rupawan atau jelek, pujian atau makian, kemudahan atau kesulitan, dsb.

Sebenarnya jika kita pandai meramu kekurangan, kesulitan, ataupun makian, maka semua itu kemungkinan dapat menjadi berkah dalam kehidupan kita. Sebaliknya, wajah rupawan, pujian, dan kemudahan pun dapat menjadi bencana bila kita tidak mampu menggunakannya dengan baik.  

6. Abraham Lincoln

Menjadi seorang presiden adalah impian semua orang. Rasanya mustahil bagi Lincoln yang berasal dari keluarga miskin dan hanya mengecap pendidikan super singkat ketika masih kecil. Ini membuktikan bahwa Lincoln mencapai cita-citanya sebagai presiden bukan karena orang tuanya yang kaya, pejabat penting, atau politikus berpengaruh pada zamannya, apalagi karena keberuntungan.

Kehidupan kita tidak jauh berbeda, karena ketika kita berhasil menyelesaikan satu tantangan akan muncul tantangan lain yang lebih dahsyat. Tetapi bila kita memilih untuk bertahan dan meningkatkan kekuatan lebih besar dari tantangan yang ada, badai itu akan terasa seperti angin lalu saja. Tantangan hidup harus dihadapi, bukan dihindari!

7. Andrie Wongso

Alur kehidupan seseorang untuk menggapai cita-cita dan mendapatkan kehidupan yang menyenangkan tidak selalu mulus. Andrie Wongso pun kerap dihadang kesulitan dan tekanan yang luar biasa sebelum mengecap kehidupan seperti sekarang. Tantangan hidup yang harus ia hadapi adalah kemiskinan, pendidikan rendah, penolakan, dsb.

Masing-masing diantara kita juga pasti menghadapi tantangan dan tekanan dalam menjalani kehidupan ini, hanya saja bnetuk dan ukurannya berbeda-beda. Bagi Andrie Wongso, badai kehidupan memang membuat cita-citanya hampir tidak mungkin terwujud, tetapi baginya bukan berati mustahil untuk terwujud. Walau badai besar menghadang pasti ada jalan agar cita-cita kita terwujud, asalkan kita mempunyai kemauan, tidak mudah berputus asa, berkomitmen, berusaha dengan sungguh-sungguh dan penuh keyakinan.

8. Chris John, Sang Naga Dari Ladang Jagung

Tantangan kehidupan tak dapat dihindari siapapun. Tetapi badai sekeras apapun pasti dapat kita lewati jika kita tetap konsisten dan tekun berusaha tanpa kenal kata malas atau menyerah. Kesadaran tersebut diyakini oleh Christ, sebab keberhasilannya juga tidak terlepas dari ketekunannya berlatih sejak belia, meninggalkan kesenangan bermain di masa kecil dan mengadopsi gaya hidup bersahaja dan berhati-hati. 

Chris sedikit banyak telah memperlihatkan bahwa badai kehidupan yang jauh lebih besar mungkin juga dapat menghancurkan segala yang sudah kita peroleh saat ini. Oleh sebab itu, ia sudah mendirikan bisnis sampingan yang dapat ia jadikan sandaran hidup kelak jika sudah pensiun. Keputusan Christ menciptakan bisnis sampingan dan hidup bersahaja seharusnya memberi kita wawasan agar selalu hidup dan bersahaja seharusnya memberi kita wawasan agar selalu hidup berhati-hati dan waspada agar tidak hancur bila ada "badai" menerjang tiba-tiba.

Badai kehidupan datang kapan saja, dimana saja, dan dengan cara apa saja. Sekuat apapun kita tidak akan pernah mampu menghindarinya, melainkan menghadapinya.

Tantangan atau badai kehidupan itu bentuknya bermacam-macam: bencana alam, kebakaran, kegagalan, musibah, penyakit, dan lain-lain. Mengapa dikatakan badai? Karena semua cobaan itu sangat sulit dan sering kali datang tidak terduga, sehingga menyebabkan orang yang mengalami cobaan tersebut menderita, putus asa, merana, sedih, sangat kecewa, stress, dan bermacam efek negatif yang menyebabkan seseorang enggan menatap apalagi membangun kembali masa depannya.

Sekian, uraian dan kupas tuntas Buku Badai Pasti Berlalu Karya Chandra Putra Negara, semoga bermanfaat untuk kita semua, dan kita bisa belajar kisah inspiratif tentang beliau, khususnya perjalanan dan perjuangan dalam mencari makna hidup. Melalui buku ini juga, kita bisa mengambil ilmu tentang komponen kaya mental seperti keyakinan, kerja keras, fokus, konsisten, dan mempraktekkannya dalam kehidupan kita, agar bisa merubah nasib miskin menjadi kaya, aamiin.






Eny Hezrafam Shea
I'd like to learning every positive thing. Always curious with the new one. And wanna be better day by day. Trying to be the best wife, mom, child, friend and all relation I have.

Related Posts

Post a Comment